M A T A N G _ N E T | Jl. Jangka No.84 | Matang Glp Dua | Meunasah Timu

20 Oktober 2009

Sistem Periodik

Filed under: Kimia — a2har @ 9:45 pm

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kalau-lah kita mencermati, dari dulu hingga saat ini, perkembangan ilmu semakin pesat, termasuk kimia. Salah satunya adalah, semakin banyak unsur-unsur baru ditemukan. Dari sekian banyak unsur yang ada, muncul sebuah pertanyaan, “Bagaimana kita dapat mengenali karakter dan sifat unsur? Bagaimana kita bisa mengenal dan mempelajari unsur-unsur yang semakin banyak ini?
Maka, para ilmuwan kemudian berusaha untuk mengelompokkan unsur-unsur tersebut berdasarkan kemiripan sifatnya. Usaha ini dimaksudkan agar mereka dan generasi yang akan datang dapat dengan mudah mempelajari, mengenali, dan menghapalkan unsur-unsur tersebut.

B.    Kajian Teori
Hingga akhir abad 18, hanya di kenal penggolongan unsur atas logam dan non logam. Sekitar 20 jenis unsur yang di kenal pada masa itu tampak mempunyai sifat yang berbeda satu sama lainnya. Suatu perkembangan baru terjadi pada awal abad 20, yaitu ketika John Dalton mengemukakan tentang teori atomnya. Menurut Dalton, setiap unsur mempunyai atom-atom dengan sifat-sifat tertentu yang berbeda dari atom unsur lainya.
Atom mempunyai massa yang amat kecil. Para ahli pada masa itu menggunakan massa atom relatif. Yaitu perbandingan masa antar atom yang satu terhadap yang lainya. Metode penentuan massa atom relatif di kemukakkan oleh Berzeluis ( 1814 ) dari Swedia dan P. Dulong dan A.Petit ( 1819 ), keduanya dari Perancis. Berzelius, P. Dulong dan A. petit menemukan massa atom relatif berdasarkan kalor jenis unsur.
Penyusunan sistem periodik unsur telah mengalami banyak penyempurnaan mulai dari Antoine Laoivisier, J.W. Dabereiner, J. New Lands, Dimitri Mende Leev, Henry Moseley.

selengkapnya Kunjungi : Matang_net

Tema: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.