Pihak kementerian urusan tahanan Otoritas Palestina, Riad al-Ahskar, pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa otoritas penjara Israel (IPA) secara sengaja mekakukan penyuntikan kepada para tahanan warga Palestina yang sakit dengan jarum yang terinfeksi dan memberikan obat-obat beracun. Kejahatan negara ilegal Israel terus terungkap, tapi siapa yang berani mengadili negara teroris tersebut? Mengapa dunia Muslim masih berharap pada PBB yang sudah mandul? Mengapa dunia Muslim bangga dengan nasionalisme yang telah menyebabkan mereka lemah.
Menurut Ashkar, berdasarkan informasi yang terpercaya dari para tahanan Palestina yang terpenjara, sejumlah mereka adalah dokter dan mengetahui berbagai jenis obat-obatan yang diberikan kepada mereka, dirawat di rumah sakit penjara Ramle menegaskan bahwa Zionis telah menyuntikkan pasien warga Palestina dengan jarum yang terinfeksi virus berbahaya seperti hepatitis.
Dalam kaitan ini, Ashkar menuntut lembaga kesehatan dunia WHO dan kelompok medis lainnya untuk segera melakukan penyelidikan menyuluruh atas kejahatan zionis tersebut.
Beberapa tahun lalu, kepala bagian obat-obatan pelayanan kesehatan Israel mengakui bahwa pemerintah telah menggunakan tawanan Palestina di Israel sebagai kelinci percobaan untuk uji coba obat-obatan baru Israel. (lagi…)